Alaku
Alaku
Alaku Alaku Alaku Alaku Alaku Alaku Alaku

Lelang Jalan Ujung Karang–Renah Semanek Mulai Maret 2026

 

Bengkulu Tengah,BentengExpress.Com-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Benteng menyiapkan rehab Jalan Ujung Karang–Renah Semanek serta perbaikan jembatan penghubung dua kecamatan yang terancam ables.
Memastikan penanganan ini pada akses Jalan Ujung Karang menuju Renah Semanek dilaksanakan pada tahun 2026. Area tersebut merupakan jalur depan kantor Bupati menuju kawasan perkantoran.
Kepala Dinas PUPR Bengkulu Tengah, Febrian Fatahillah, ST, MT, menegaskan anggaran penanganan telah kami siapkan. Kondisi bahu jalan di sejumlah titik diketahui mengalami ambles dan berpotensi merusak badan jalan bila dibiarkan.
Kita akan melakukan penanganan terhadap akses jalan Ujung Karang menuju Renah Semanek. Sudah kita ketahui bersama di akses jalan tersebut ada beberapa bahu jalan yang sudah ambles sehingga harus secepatnya dilakukan penanganan.
Menurut Febrian,dministrasi pekerjaan tengah diproses Pihaknya menargetkan lelang dapat dilaksanakan pada Maret2026 sehingga pekerjaan fisik bisa segera kita mulai.
Selain penanganan jalan, Dinas PUPR Bengkulu Tengah juga memastikan perbaikan jembatan penghubung Kecamatan Taba Penanjung dan Kecamatan Merigi Kelindang dilakukan tahun ini. Kondisi jembatan memprihatinkan dan mengalami longsor, dengan risiko terputus jika tidak segera diperbaiki.
Febrian menyebut tim Bidang Bina Marga telah turun langsung melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan dan dampak terhadap aktivitas masyarakat.
Tim sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi jembatan.
Ia memastikan perbaikan jembatan akan dibiayai melalui alokasi anggaran pemeliharaan. Jika tidak ada hambatan, pekerjaan ditargetkan dimulai pada Maret.
Perbaikan jembatan tersebut akan kita perbaiki pada tahun ini juga melalui alokasi anggaran pemeliharaan. Kalau tak ad hambatan pekerjaan perbaikan jembatan tersebut kita kerjakan bulan Maret 2026.
Dinas PUPR Bengkulu Tengah menyadari kekhawatiran masyarakat karena akses tersebut berperan penting bagi mobilitas ekonomi dan layanan sosial antarwilayah.
terima kasih atas kesabaran dan pengertian yang telah diberikan masyarakat.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *