Benkulu Tengah,BentengExpress.Com- Kabupaten Bengkulu Tengah belum dapat merealisasikan pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih karena terkendala ketersediaan lahana.
Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bengkulu Tengah mencatat masih terdapat 105 desa yang belum memiliki gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Benteng, Gunawan R, SE, MM, mengatakan desa-desa tersebut tersebar di 11 kecamatan. Kondisi ini menyebabkan pembangunan gerai belum dapat dimulai.
Saat ini total ada 105 desa hingga saat ini yang gerai KDMP belum berdiri. 105 tersebut tersebar di 11 Kecamatan. Kendalanya karena belum tersedianya lahan untuk menjadi lokasi pembangunan gerai.
Desa yang belum memiliki gerai terbanyak berada di Kecamatan Merigi Sakti sebanyak 14 desa, disusul Kecamatan Pagar Jati 13 desa. Kecamatan Karang Tinggi, Taba Penanjung, dan Merigi Kelindang masing-masing mencatat 12 desa. Sementara Kecamatan Bang Haji terdapat 9 desa, Pematang Tiga 8 desa, Talang Empat dan Pondok Kubang masing-masing 7 desa, Pondok Kelapa 6 desa, serta Semidang Lagan 5 desa.
Saat ini terdapat 37 desa yang sudah masuk tahap pembangunan, terdiri dari 25 desa yang telah memulai pekerjaan fisik dan 12 desa masih dalam tahap persiapan.
“Total ada 37 desa yang proses bangun. 37 tersebut 25 desa sedang dalam proses pembangunan. Sedangkan, yang sedang dalam persiapan ada di 12 desa,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan pembangunan tambahan di 12 desa yang telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan teknis.
Sementara itu, Kepala Desa Nakau, Elvi Febrianti, mengungkapkan pembangunan gerai KDMP di wilayahnya belum terealisasi karena keterbatasan lahan.kriteria lahan yang ditetapkan cukup bagus.





















