Bengkulu Tengah,BentengExpress.Com- Saat ini seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkulu Tengah yang sudah memasuki tahap akhir, Dan tiga calon dengan nama terbaik yang dinyatakan lolos berdasarkan hasil seluruh tahapan seleksi serta pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), yakni Ayatul Mukhtadin, yang saat ini menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekda Bengkulu Tengah, Nurul Iwan Setiawan yang menjabat sebagai Asisten I Setdakab Bengkulu Tengah, serta Tomi Marisi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Tengah dipertanyakan oleh Gabungan Ormas dan LSM Bersatu (Golbe) Bengkulu Tengah.
Koordinator Golbe, Hasnul Effendi melalui Tri Nurhidayat menguraikan, adanya Tim Pansel pelaksanaan JPTP Sekda Bengkulu Tengah dapat memberikan penilaian secara detail mengenai siapa yang layak menjadi pemimpin ASN. Dengan hal tersebut, Pansel seharusnya mengeluarkan nilai beserta profil agar tidak menjadi perdebatan di kalangan masyarakat.
“Adanya tim Pansel bisa menilai secara detail mengenai kualitas dan kuantitas yang menjadi Sekdakab Bengkulu Tengah. Akan tetapi kenapa saat ini nilainya tersebut masih ditutupi sehingga menjadi perdebatan di kalangan masyarakat,”ungkap Tri.
Tri menambahkan, mengenai data transparansi tersebut meminta pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Tengah dapat membantu dalam pengawasan. Bertambah lagi, saat menerangkan tiga besar calon Sekdakab tidak disertakan hasil nilai .
“Kami minta DPRD membantu dalam transparansi pelaksanaan tersebut, dan dengan adanya penetapan tiga besar ini seharusnya bukan hanya profil yang ditampilkan tetapi juga dengan hasil nilai terendah hingga tertinggi. Dengan hak tersebut masyarakat bisa mengetahui mana yang benar-benar layak,”jelas Tri.
Di tempat terpisah, aktivis Bengkulu Tengah yang bergabung di Golbe, Datuk Malani, mengatakan sebagai salah satu peran kontrol sosial penyelenggaraan pelaksanaan Sekdakab Bengkulu Tengah agar bisa memberikan transparansi keterangan yang pas benar. Dirinya berharap agar tidak ada kesan menutup-nutupi.
“Kami mengharapkan tim Pansel membuka memberikan data bahwa dari enam peserta siapa yang tertinggi dan terendah. Kita harap agar tidak ada terkesan yang menutup-nutupi,”ujar Malani





















