Bengkulu Tengah- Pemkab Benteng telah menerapkan sistem kerja Work From Anywhere (WFA).
Setelah 3 bulan diberlakukan sistem kerja WFA tersebut, Pemkab Bengkulu Tengah melakukan evaluasi.
Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, ST, M.AP sudah, sejak Januari Pemkab Bengkulu Tengah sudah menerapkan sistem kerja fleksibelitas dengan metode 3 hari kerja dikantor dan 2 hari WFA ataupun WFH.
Setelah 3 bulan kami akan melakukan evaluasi terhadap penerapan fleksibelitas Rapat evaluasi akan kita gelar dalam waktu dekat ini.
Untuk diketahui penerapan sistem kerja WFA dan WFA ini untuk menekan atau mengurangi pengeluaran anggaran rutin.
Tentu dalam evaluasi ini Pemkab Bengkulu Tengah akan melihat secara keseluruhan.
Kalau memang dengan penerapan sistem kerja WFA dan WFH ini ternyata sudah berhasil dan memberikan dampak terhadap mengurangi pengeluaran, maka sistem kerja ini akan kita lanjutkan.
Namun apabila ternyata tidak berhasil maka akan dikaji kembali terkait penerapan WFA dan WFH ini. evaluasiini kita lihat apakah penerapan sistem kerja fleksibelitas ini berhasil mengurangi pengeluaran anggaran atau tidak.
Kalau berhasil akan kita lanjutkan, namun sebaliknya kalau tidak berhasil maka kita evaluasi.
Namun Bupati menegaskan kalau fleksibelitas kerja ini tidak akan menganggu terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memberikan pelayanan publik. Akan kita evaluasi lagi.
Bengkulu Tengah- Pemkab Benteng telah menerapkan sistem kerja Work From Anywhere (WFA).
Setelah 3 bulan diberlakukan sistem kerja WFA tersebut, Pemkab Bengkulu Tengah melakukan evaluasi.
Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, ST, M.AP sudah, sejak Januari Pemkab Bengkulu Tengah sudah menerapkan sistem kerja fleksibelitas dengan metode 3 hari kerja dikantor dan 2 hari WFA ataupun WFH.
Setelah 3 bulan kami akan melakukan evaluasi terhadap penerapan fleksibelitas Rapat evaluasi akan kita gelar dalam waktu dekat ini.
Untuk diketahui penerapan sistem kerja WFA dan WFA ini untuk menekan atau mengurangi pengeluaran anggaran rutin.
Tentu dalam evaluasi ini Pemkab Bengkulu Tengah akan melihat secara keseluruhan.
Kalau memang dengan penerapan sistem kerja WFA dan WFH ini ternyata sudah berhasil dan memberikan dampak terhadap mengurangi pengeluaran, maka sistem kerja ini akan kita lanjutkan.
Namun apabila ternyata tidak berhasil maka akan dikaji kembali terkait penerapan WFA dan WFH ini. evaluasiini kita lihat apakah penerapan sistem kerja fleksibelitas ini berhasil mengurangi pengeluaran anggaran atau tidak.
Kalau berhasil akan kita lanjutkan, namun sebaliknya kalau tidak berhasil maka kita evaluasi.
Namun Bupati menegaskan kalau fleksibelitas kerja ini tidak akan menganggu terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memberikan pelayanan publik. Akan kita evaluasi lagi.
Bupati Evaluasi sistem kerja WFA





















